
Bandung, Info PAS – Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung resmi membuka ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dalam sebuah acara peresmian yang berlangsung pada [tanggal]. Peresmian ini menandai komitmen Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta memberikan transparansi dalam sistem administrasi pemasyarakatan. Selain itu, langkah ini juga merupakan bagian dari implementasi 13 Akselerasi Program Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, serta tindak lanjut dari berbagai arahan yang telah disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat. Senin (10/02)
Acara ini dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat, Kusnali, yang secara simbolis melakukan penandatanganan prasasti peresmian Ruang PTSP sebagai bentuk komitmen peningkatan layanan. Setelah itu, pengguntingan pita dilakukan sebagai tanda bahwa fasilitas ini telah resmi dapat digunakan. Selanjutnya, Kusnali bersama rombongan meninjau langsung Ruang PTSP untuk melihat berbagai fasilitas yang telah disediakan guna memberikan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat, keluarga warga binaan, dan pihak terkait lainnya.
Acara ini juga dihadiri oleh berbagai pihak, di antaranya Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung, Margono, serta pejabat manajerial Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung. Hadir pula perwakilan dari Komando Rayon Militer Ciparay, Kepolisian Sektor Baleendah, Direktur PT. Fajar Basthi Sejahtera, Manajer Area Yamaha Fortuna Jawa Barat, Direktur Bank Sampah Bersinar, serta pimpinan cabang BRI Batununggal dan BRI Soekarno Hatta. Selain itu, Lurah Warga Mekar dan Lurah Jelekong turut hadir bersama dengan petugas Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung, warga sekitar lapas, serta anak-anak dari Panti Asuhan Rumah Yatim Dhuafa Hikmah Mandiri.
Dalam arahannya, Kakanwil Ditjenpas Jawa Barat, Kusnali, menyampaikan bahwa peresmian Ruang PTSP ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan efisien bagi masyarakat. “Kami berharap Ruang PTSP ini dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang membutuhkan layanan administrasi terkait pemasyarakatan. Ini adalah wujud nyata komitmen kami dalam memberikan pelayanan yang lebih baik dan transparan,” ujar Kakanwil.
Dengan diresmikannya Ruang PTSP ini, diharapkan seluruh proses administrasi di Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung menjadi lebih tertata dan mudah diakses oleh masyarakat, serta semakin memperkuat sinergi antara lapas dengan berbagai pihak terkait. Implementasi 13 Akselerasi Program Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan ini diharapkan dapat mempercepat reformasi layanan pemasyarakatan yang lebih modern, profesional, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat, sebagaimana yang selalu ditekankan dalam arahan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat.
#Kemenimipas
#guardandguide
#Imipasberjaya
#Ditjenpas
#PemasyarakatanBerdampak
#KanwilDitjenpasJabar
#LapasNarkotkabandung